Please enable JS
Home / news / Udang putih Jawa Tengah Indonesia - jaring trammel dan perangkap

Udang putih Jawa Tengah Indonesia - jaring trammel dan perangkap

22 Juli 2021 | 13:15/Administrator
Deskripsi FIP
Perikanan udang putih di Jawa Tengah telah memulai Program Perbaikan Perikanan sejak tahun 2017 oleh PT. Cassanataman Naturindo. Dalam program Seafood Savers WWF ID, para pemangku kepentingan FIP terlibat dalam kegiatan FIP, mulai dari pra penilaian, pembuatan dan implementasi rencana aksi FIP. Pengumpulan data, pelatihan, dan beberapa penelitian sudah dilakukan.
PT. Cassanatama Naturindo juga mendorong pemasoknya untuk menerapkan praktik penangkapan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan dan telah membuat perjanjian tertulis dengan para pemasok tersebut sebagai bukti komitmen mereka.
Pada tahun 2020, PT. CN memutuskan untuk melakukan kembali pra-penilaian dan kali ini oleh pihak ketiga, menyusun rencana aksi baru, menunjuk Kandiyas dan Heri sebagai Koordinator FIP, dan membuat profil FIP ??tersedia dan bisa diakses umum di Fisheryprogress.org.
Idenya adalah agar lebih transparan dan bisa melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas dalam peningkatan sektor perikanan udang.
 
Lokasi
Perikanan udang putih ini berada di daerah Wedung, Demak, Jawa Tengah Indonesia, yang termasuk ke dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan 712. Nelayan dalam rantai pasok menggunakan dua metode untuk menangkap udang putih yaitu trammel net dan bubu. Daerah penangkapan ikan berada di dekat pemukiman dan dalam jarak 10 mil dari pantai.
 
Kegiatan:
Rencana Aksi 1: Melakukan penilaian stok yang sesuai untuk spesies target
Tujuan: Memahami status stok spesies target dan batas geografisnya di UoAs
Diharapkan selesai: April 2026
Peserta yang diharapkan: UNDIP, PUSRISKAN/BRPL, WWF Indonesia
 
Detil:
1.1 Bekerja dengan akademisi dan peneliti untuk meninjau semua kumpulan data empiris yang tersedia, memilih metodologi penilaian stok yang sesuai, dan melakukan pengumpulan data berkelanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan penilaian (yaitu, buku catatan, data pengamat, pengumpulan data lain yang layak)
1.2 Melakukan penilaian stok yang memungkinkan estimasi titik referensi biologis.
1.3 Meninjau status stok relatif terhadap titik referensi setiap tahun (atau pada jangka waktu yang sesuai dengan karakteristik riwayat hidup spesies target)
 
 
Tindakan 2: Mendukung pengembangan strategi pemanenan dan mekanisme panen untuk udang di WPP 712
Sasaran: strategi panen yang kuat dengan pendekataan kehati-hatian diterapkan, bersama dengan mekanisme panen
Diharapkan selesai: Desember 2025
Peserta yang diharapkan: BRPL/PUSRISKAN, DJPT, WWF ID, CN
 
Detil:
2.1 Meninjau dan membuat daftar pendekatan yang diambil di dunia lain dan WPP lain pada udang
2.2 Mengevaluasi pendekatan berbasis risiko yang mungkin mendukung atau menyederhanakan pengelolaan (misalnya, Penilaian Risiko Ekologis atau lainnya)
2.3 Identifikasi satu atau beberapa opsi yang dapat didefinisikan secara rinci untuk perikanan Udang Jawa Tengah
2.4 Mengembangkan rencana strategi pemanenan sementara bersama dengan pemangku kepentingan dan keahlian, bersama dengan mekanisme pemanenan
2.5 Memastikan bahwa semua bagian dari strategi pemanenan diberlakukan dan diterapkan, termasuk dukungan sarana dan prasaran yang diperlukan.
2.6. Melakukan evaluasi kinerja strategi panen sesuai jadwal yang ditetapkan dalam rencana pengelolaan perikanan.
2.7. Menerapkan perubahan pada manajemen jika diperlukan dalam evaluasi strategi panen
 
Tindakan 3: Menilai dampak UoA pada spesies tangkapan sampingan
Sasaran: Informasi tentang dampak UoA pada spesies primer, sekunder, dan ETP tersedia.
Diharapkan selesai: Des 2025
Peserta yang diharapkan: UNDIP, WWF Indonesia
 
Detil:
3.1. Meninjau data buku logbook yang dikumpulkan oleh nelayan di UoA
3.2 Menyebarkan enumerator atau pengumpulan data lain yang layak (yaitu kamera selang waktu – time lapsed) untuk memverifikasi dampak pada spesies primer dan sekunder
3. 3 Peninjauan berkala terhadap pendataan, mengadakan pelatihan bagi nelayan dan enumerator bila diperlukan
 
Tindakan 4: Mengurangi kematian yang tidak diinginkan dari spesies Sekunder dan spesies ETP
Sasaran: Menentukan langkah-langkah untuk meminimalkan tangkapan yang tidak diinginkan dan interaksi ETP
Diharapkan selesai: Juli 2024
Peserta yang diharapkan: WWF Indonesia , PSDKP, UNDIP
Detil:
4. 1. Identifikasi Spesies Sekunder dan ETP dari buku catatan, penelitian dan pengumpulan data lainnya.
4. .2 Melakukan pelatihan untuk nelayan tentang mitigasi bycatch ETP
4. 3. Mengembangkan langkah-langkah untuk mengurangi interaksi spesies sekunder dan ETP
4. 4 Terapkan langkah-langkah untuk mengurangi interaksi spesies ETP
 
Tindakan 5: Kumpulkan jejak kaki di habitat
Sasaran: Jejak UoA tersedia untuk melihat dampak perikanan terhadap habitat
Diperkirakan selesai: Agustus 2022
Peserta yang diharapkan: PSDKP, UNDIP, WWF ID
 
Detil:
5. 1 Memasang alat pelacak kapal (gps trackers)untuk menilai dampak perikanan terhadap habitat
5. 2 Menyediakan data spasial armada di UoA beserta tipe habitat dan sedimen
 
Aksi 6: Mengembangkan Instalasi Pengelolaan Perikanan WPP 712 untuk Udang
Sasaran: Tersedianya Rencana Pengelolaan Perikanan untuk perikanan Udang di WPP 712, yang mencakup tujuan jangka panjang dan jangka pendek, proses pengambilan keputusan yang jelas, dan semua aspek pengelolaan terkait perikanan yang sesuai dengan Prinsip MSC 1 dan 2
Diharapkan selesai: Des 2025
Peserta yang diharapkan: KKP, LPP  WPP 712, WWF ID
 
Detil:
6. .1. Meninjau RPP WPP 712 dan menilai kemungkinan untuk memasukkan perikanan udang (sebagai subset)
6. 2 Mengikuti rapat LPP WPP bila memungkinkan
6. 3 Menyusun draf Rencana Pengelolaan Perikanan Udang
6. 4 Finalisasi Rencana Pengelolaan Perikanan Udang
 
 
Tindakan 7: Lakukan tinjauan kepatuhan
 
Sasaran: Mengevaluasi sistem pemantauan, kontrol, dan pengawasan UoA
Diharapkan selesai: Des 2023
Peserta yang diharapkan: DKP, PSDKP, DJPT
 
Detil:
7. 1 Meninjau persyaratan nasional dan provinsi dan kepatuhan kapal di UoA.
7. 2 Rencana aksi untuk mengatasi masalah ketidakpatuhan yang harus diselesaikan

 

Share this Post